Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Bunda Literasi Digital Beri Motivasi Petugas BCC

KataBali.com – MANGUPURA – Pemerintah Kabupaten Badung memperkuat kapasitas dan ketahanan mental petugas Badung Command Center (BCC) untuk memastikan pelayanan pengaduan masyarakat berjalan cepat, profesional, dan humanis.

Penguatan tersebut dilakukan melalui pelatihan dan pembinaan mental bagi petugas BCC di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Badung, Selasa (6/10/2026).

Kegiatan dibuka Bunda Literasi Digital Kabupaten Badung, Ny. Rasniathi Adi Arnawa, didampingi Kepala Diskominfo Badung I Ketut Gede Arta. Pelatihan juga menghadirkan narasumber ahli medis dan psikologi, Dr. Jali.

Pelatihan difokuskan pada penguatan psikologis operator yang sehari-hari menangani berbagai laporan dan pengaduan masyarakat melalui layanan Call Center 112 maupun Kontak Bupati.

Para petugas BCC bekerja selama 24 jam dalam tiga shift. Aduan yang diterima beragam, mulai dari persoalan air bersih, penerangan jalan, hingga kemacetan lalu lintas.

Rasniathi menekankan, kemampuan teknis harus diimbangi dengan kesiapan mental dan pola pikir sebagai pelayan masyarakat. Menurutnya, petugas harus mampu menghadapi berbagai karakter masyarakat, termasuk ketika menerima aduan yang disampaikan dengan emosi.

“Tugas adik-adik di sini sangat penting untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat serta wisatawan,” ujar Rasniathi.

Ia mengingatkan petugas agar tetap tenang dan tidak ikut terbawa emosi ketika menghadapi masyarakat yang sedang menyampaikan keluhan.

“Ketika masyarakat menyampaikan aduan dengan emosi, kita harus tetap berhati dingin dan tidak ikut terbawa emosi. Kita harus bisa memposisikan diri sebagai masyarakat yang membutuhkan solusi,” katanya.

Menurut Rasniathi, ketahanan emosional menjadi bagian penting dalam memberikan pelayanan publik. Dengan kondisi mental yang baik, petugas diharapkan mampu merespons setiap laporan secara ramah, empatik, dan profesional.

Di sisi lain, Kepala Diskominfo Badung I Ketut Gede Arta mengungkapkan tingginya intensitas layanan pengaduan masyarakat. Call Center 112 Badung saat ini menerima sekitar 20.000 panggilan setiap bulan.

Tingginya volume laporan tersebut menunjukkan besarnya peran petugas BCC sebagai salah satu pintu utama masyarakat dalam memperoleh informasi maupun menyampaikan persoalan yang membutuhkan penanganan pemerintah.

“Pelatihan peningkatan kapasitas ini dilaksanakan untuk memperkuat peran petugas Call Center 112 dan Kontak Bupati. Selain penanganan darurat dan bencana, kapasitas petugas terus dioptimalkan agar mampu memberikan edukasi serta informasi yang akurat kepada masyarakat,” jelas Arta.

Ia menambahkan, keberadaan BCC juga berkaitan dengan fungsi komunikasi publik Pemerintah Kabupaten Badung. Karena itu, petugas tidak hanya dituntut cepat merespons, tetapi juga harus mampu menyampaikan informasi secara tepat dan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.

Siapkan Kanal “Halo Ibu Badung”

Selain memperkuat layanan yang telah berjalan, Pemkab Badung juga menyiapkan inovasi pelayanan baru melalui kanal “Halo Ibu Badung”.

Rasniathi menyebutkan, layanan tersebut direncanakan diluncurkan pada ajang Pesona Ibu Badung, 22 Desember mendatang, bekerja sama dengan Dinas P2KBP3A Kabupaten Badung.

“Halo Ibu Badung” nantinya diarahkan menjadi ruang konseling dan pendampingan psikologis bagi remaja maupun masyarakat yang membutuhkan tempat untuk menyampaikan persoalan secara aman.

Penguatan kapasitas petugas BCC dan rencana pengembangan kanal pelayanan baru tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Badung memperluas akses komunikasi publik sekaligus meningkatkan kualitas respons pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat.

Melalui pelatihan ini, para petugas BCC diharapkan semakin siap menghadapi tingginya dinamika pelayanan, tetap sigap dalam kondisi darurat, serta mampu memberikan respons yang cepat, tepat, dan humanis. hbd

katabali

Kami merupakan situs portal online

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *