HMI-KOHATI Denpasar Resmi Dilantik, Gaungkan Semangat “Rembuk HMI” untuk Menjawab Tantangan Peradaban

KataBali.com – DENPASAR – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Korps HMI Wati (KOHATI) Cabang Denpasar resmi melantik jajaran pengurus periode 2026–2027 dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di Aula ITB Stikom Bali, Sabtu (20/6/2026).

Pelantikan yang mengusung tema “Penguatan Kaderisasi dan Kepemimpinan HMI dalam Menjawab Tantangan Peradaban” tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran kader HMI dan KOHATI dalam menghadapi berbagai dinamika sosial, kebangsaan, dan keumatan di era yang terus berkembang.

Ketua Panitia Pelaksana, Hidayat Mahmudi, mengatakan pelantikan ini bukan hanya seremonial pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi tonggak awal bagi lahirnya kepemimpinan baru yang mampu membawa organisasi semakin progresif dan relevan dengan kebutuhan zaman.

“Melalui pelantikan ini, saya berharap lahir kepemimpinan yang visioner, adaptif, serta memiliki komitmen kuat dalam mengemban amanah organisasi,” ujarnya.

Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) kepengurusan oleh BADKO HMI Bali-Nusa Tenggara, yang kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan pengurus HMI dan KOHATI Cabang Denpasar periode 2026–2027.

Dalam sambutannya, Ketua Umum HMI Cabang Denpasar, Haris Afrizal, memperkenalkan visi kepemimpinannya yang dirangkum dalam konsep “Rembuk HMI”. Konsep tersebut merupakan akronim dari Responsif, Edukatif, Moderat, Berdaya Saing, Unggul, dan Kreatif, yang akan menjadi landasan gerak organisasi selama satu periode ke depan.

Menurut Haris, semangat “Rembuk HMI” menegaskan pentingnya budaya dialog, kolaborasi, dan kebersamaan dalam menjawab berbagai persoalan umat dan bangsa.

“Rembuk HMI membuktikan bahwa kita harus bersama dan berembuk untuk memikirkan persoalan umat dan bangsa, baik dalam konteks keislaman maupun keindonesiaan,” katanya.

Ia berharap nilai-nilai tersebut mampu menjadi karakter utama kader HMI Cabang Denpasar sehingga organisasi semakin maju, adaptif terhadap perubahan, serta memiliki sensitivitas terhadap persoalan sosial dan lingkungan.

“Mari kita jadikan HMI Cabang Denpasar sebagai organisasi yang lebih maju, adaptif, dan peka terhadap lingkungan serta kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum KOHATI Cabang Denpasar, Anim Matussaadah, mengajak seluruh kader perempuan HMI untuk menjadikan kepengurusan baru sebagai ruang bersama dalam meningkatkan kapasitas diri, memperkuat solidaritas, dan memperluas kontribusi di tengah masyarakat.

Menurutnya, KOHATI harus hadir sebagai wadah yang mampu memberdayakan kader perempuan agar lebih percaya diri dalam mengambil peran strategis dan menghadirkan perubahan positif.

“KOHATI harus mampu menjadi rumah yang menguatkan, mencerdaskan, serta mendorong kadernya untuk mengambil peran dan menciptakan perubahan,” ujarnya.

Anim optimistis nilai-nilai keislaman, semangat kebersamaan, dan komitmen pengabdian akan menjadi modal utama dalam menjawab berbagai tantangan organisasi di masa mendatang.

“Mari melangkah bersama, belajar bersama, bertumbuh bersama, dan mengabdi bersama. Bahagia HMI, jayalah KOHATI,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Pengurus Besar (PB) HMI yang diwakili Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Hukum, Pertahanan, dan Keamanan, Angga Putra Pratama, menekankan pentingnya pemahaman kader terhadap hakikat kaderisasi sebagai ruh utama organisasi.

Menurut Angga, seorang kader harus memahami terlebih dahulu definisi kader agar mampu menjiwai proses perjuangan dan pengabdian yang dijalankan dalam organisasi.

“Kader adalah tim inti dan penggerak organisasi. Karena itu, setiap kader harus memahami peran dan tanggung jawabnya dalam menjaga keberlangsungan perjuangan HMI,” jelasnya.

Ia menyebut terdapat empat indikator utama yang harus dimiliki setiap kader, yakni istiqamah dalam perjuangan dan proses organisasi, memahami aturan main organisasi, memiliki cara pandang visioner, serta peka terhadap realitas sosial yang berkembang di masyarakat.

“Mudah-mudahan kepengurusan HMI Cabang Denpasar ke depan mampu menghadirkan gerakan-gerakan perubahan yang luar biasa bagi kemajuan dan kebermanfaatan umat,” katanya.

Pelantikan HMI dan KOHATI Cabang Denpasar periode 2026–2027 turut dihadiri Presidium Majelis Wilayah KAHMI Bali, unsur Forkopimda Kota Denpasar, alumni HMI dan KOHATI, pengurus demisioner, kader HMI dan KOHATI Cabang Denpasar, organisasi Cipayung Plus, serta perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Bali.

Dengan dilantiknya kepengurusan baru ini, HMI dan KOHATI Cabang Denpasar diharapkan mampu memperkuat kaderisasi, membangun kepemimpinan yang progresif, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara di tengah tantangan peradaban yang semakin kompleks.tm

katabali

Kami merupakan situs portal online

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *