Made Putra Wijaya Resmi Dilantik Sebagai Dirum Perumdam Tirta Mangutama Badung
KataBali.com – Badung – Bupati Badung Wayan Adi Arnawa, Rabu (24/6/2026) resmi melantik dan mengambil sumpah Made Putra Wijaya sebagai Direktur Umum (Dirum) Perumda Air Minum (Perumdam) Tirta Mangutama Kabupaten Badung. Posisi ini sempat kosong dalam beberapa bulan pasca ditinggalkan Dirum sebelumnya Made Sugita.
Pelantikan dihadiri Ketua DPRD Badung Gusti Anom Gumanti, anggota Komisi III Made Yudana, dan anggota Komisi IV Made Suwardana. Hadir juga pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemkab Badung, Dirut Wayan Suyasa dan Dirtek Made Suarsa serta karyawan dan karyawati Perumdam Tirta Mangutama Kabupaten Badung.
Ditanya usai pelantikan, Dirut Wayan Suyasa mengaku bersyukur karena saat ini komposisi direksi sudah lengkap. “Ada Direktur utama, direktur teknik dan baru saja dilantik direktur umum,” ujarnya.
Untuk itu, dia tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Bupati Badung karena sudah melantik Dirum sehingga komposisi direksi menjadi lengkap. Menurutnya, masing-masing direksi memiliki tugas sesuai aturan tata kelola perusahaan. Dengan terbentuknya struktur yang lengkap, Wayan Suyasa optimis mampu menjalankan tugas dan kewajiban yang diamanatkan oleh peraturan perundang-undangan dan sesuai misi visi Bupati dan Wakil Bupati Badung.
Khusus untuk tugas Dirum, Suyasa menambahkan, menyangkut tata kelola keuangan, tata kelola pelanggan, berikutnya terkait dengan tata kelola sumber daya manusia atau pegawai. “Ada tiga bagian tugas yang ada di direktur umum,” ungkapnya.
Ditanya terkait tanggung jawab selaku Dirum, Made Putra Wijaya menyatakan sebagai pejabat baru, dia mengaku harus belajar terlebih dahulu. Ini merupakan amanah atau tugas yang diberikan dan diamanatkan. “Karena itu, kami harus profesional, totalitas dan bekerja dengan sungguh-sungguh, bekerja dalam tim untuk mendukung program-program yang akan dijalankan Perumdam,” tegas pejabat asal Sempidi tersebut.
Terkait tugas dalam hal penambahan pelanggan, ungkap Direktur Teknik Made Suarsa, tidak serta merta menjadi hanya tugas Dirum. Ini harus diselesaikan dengan sinergitas antara Dirum dan Dirtek. Bagaimana pun pelanggan tak bisa berkembang, kalau Dirtek tidak melakukan langkah dan upaya meningkatkan pasokan air baku. “Semua perlu dilakukan dengan sinergitas,” tegasnya lagi. **

