Nyepi Tahun Baru Saka 1946, Penyeberangan Jawa-Bali Hentikan Kegiatan Operasional

KataBali.com – Jembrana – ASDP atau  Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan perusahaan BUMN  yang melayani  jasa penyeberangan dan pelabuhan  Cabang Ketapang akan mengikuti Surat Edaran Gubernur Bali dan Surat Edaran Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Bali, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat terkait pelaksanaan Nyepi di Bali. Penyeberangan dari Pulau Jawa ke Bali dan sebaliknya tidak akan beroperasi selama 24 jam selama pelaksanaan Nyepi.

Surat Edaran Gubernur Bali nomor 7 tanggal 24 Oktober 2023 tentang Hari Libur Nasional, Cuti Bersama dan Dispensasi Hari Raya Suci Hindu di Bali Tahun 2024, sehingga merujuk pada surat dari BPTD Kelas II Bali, ditetapkan bahwa penutupan berlaku di dua Pelabuhan yang menghubungkan Jawa dan Bali yakni Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi dan Pelabuhan Gilimanuk di Jembrana, Bali. Untuk di Pelabuhan Ketapang penyeberangan terakhir pada Senin (11/3/2024) pukul 00.00 WIB. Sedangkan penutupan di Pelabuhan Gilimanuk dimulai pada Senin (11/3/2024) pukul 06.00 Wita.

Penyeberangan akan dibuka kembali pada Selasa (12/3/2024) dengan penyeberangan pertama di Pelabuhan Ketapang pukul 05.00 WIB dan Pelabuhan Gilimanuk dibuka kembali pada pukul 06.00 Wita.

General Manager ASDP Ketapang, Syamsudin, mengatakan ASDP telah berkoordinasi dengan Polres Jembrana, Kodim 1617/Jembrana, organisasi jasa pengusaha transportasi laut, Dishub Jembrana, Syahbandar, dan BPTD Gilimanuk untuk kesiapan libur Nyepi yang tahun ini berbarengan dengan hari pertama puasa. Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan dan orang yang keluar Bali sebelum Nyepi, ASDP dan Dishub telah menyiapkan kantong-kantong parkir penampungan di Jembatan Timbang Cekik, parkir kargo, dan Terminal Gilimanuk. 

“Sesuai dengan surat edaran, pada Senin pagi sudah tidak beroperasi dari Gilimanuk pukul 06.00 Wita,” terangnya.  

Syamsudin mengingatkan kepada pengguna jasa yang hendak menyeberang untuk datang sebelum batas akhir penyeberangan pada Senin (11/3) pukul 06.00 WITA.

ASDP memastikan seluruh kapal, personel, dan pelayanan siap untuk kelancaran penyeberangan sebelum dan sesudah Nyepi. ASDP juga memperkirakan akan ada peningkatan hingga 20% kendaraan roda dua yang keluar Bali sebelum Nyepi. Kendaraan roda empat juga diprediksi akan mengalami kenaikan namun tidak sepadat saat mudik Lebaran.  tm


katabali

Kami merupakan situs portal online

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *