Semarakkan HUT ke-81 RI, Bupati Sanjaya Apresiasi Gotong Royong dan Kreativitas Warga Banjar Pande
KataBali.com – TABANAN – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Banjar Pande, Desa Dajan Peken, Kabupaten Tabanan, berlangsung unik dan penuh semangat kebersamaan. Warga menggelar parade babi guling di Balai Banjar Pande, Minggu (16/8), yang mendapat apresiasi langsung dari Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M.
Bupati Sanjaya hadir bersama salah seorang anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Tabanan, sejumlah kepala perangkat daerah terkait, Camat Tabanan, Jero Bendesa Adat Kota Tabanan, Direktur BLUD, serta Sekaa Teruna Eka Adnyana.
Parade tersebut diikuti empat regu. Masing-masing regu menampilkan satu ekor babi guling dengan kreasi dan penyajian masing-masing. Menariknya, kegiatan tersebut lahir dari spontanitas masyarakat sebagai bagian dari perayaan HUT ke-81 RI.
Bukan sekadar perlombaan, parade babi guling menjadi wadah bagi warga untuk mempererat persaudaraan, menumbuhkan semangat gotong royong, sekaligus menyalurkan kreativitas dalam memeriahkan momentum kemerdekaan.
Bupati Sanjaya mengaku terkejut sekaligus mengapresiasi kreativitas warga Banjar Pande. Menurutnya, parade babi guling tersebut menjadi salah satu bentuk perayaan HUT RI yang unik dan berbeda di Kabupaten Tabanan.
“Ini merupakan sebuah kejutan. Ternyata ada acara yang memang digagas, membuat parade spontanitas tentang babi guling. Ini menarik. Setelah saya kunjungi, di Kabupaten Tabanan ini satu-satunya perayaan HUT Republik Indonesia yang paling unik,” ujar Bupati Sanjaya.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap semangat warga yang telah mempersiapkan kegiatan sejak dini hari. Menurutnya, proses persiapan hingga pelaksanaan parade menunjukkan kuatnya tradisi gotong royong yang masih hidup di tengah masyarakat.
“Filosofinya adalah semangat gotong royong membangun kebersamaan di hari ulang tahun. Saya berikan apresiasi atas kekompakannya, saya kagum,” ungkapnya.
Bupati Sanjaya bahkan turut mencicipi sajian yang ditampilkan oleh masing-masing regu. Ia menilai seluruh babi guling yang disajikan memiliki cita rasa yang baik.
Sebagai bentuk penghargaan, Bupati Sanjaya memberikan tali kasih sekaligus hadiah kepada empat regu peserta. Nilai hadiah diberikan secara beragam, mulai dari Rp1 juta hingga Rp1,5 juta untuk regu yang menjadi juara utama.
Apresiasi juga diberikan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya berupa uang tunai kepada Sekaa Teruna sebagai bentuk dukungan terhadap kreativitas generasi muda dalam menggelar kegiatan kemasyarakatan.
“Semangat kebersamaan ini saya kagumi dan apresiasi. Saya bangga sekali bisa membuat acara yang kreatif seperti ini. Mudah-mudahan ini bisa terus dilakukan. Walaupun sederhana, tetapi maknanya luar biasa,” kata Bupati Sanjaya.
Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara yang mewakili Sekaa Teruna dan masyarakat Banjar Pande menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan perhatian Bupati Sanjaya, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, serta seluruh undangan.
“Saya mewakili masyarakat Banjar Pande dan Sekaa Teruna mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Bupati dan Ibu Rai Wahyuni serta seluruh undangan atas dukungan, perhatian dan kehadirannya untuk banjar kami,” ujarnya.
Parade babi guling tersebut sekaligus menunjukkan bahwa perayaan kemerdekaan tidak selalu harus berlangsung dengan kegiatan seremonial. Dari sebuah kegiatan sederhana yang digagas secara spontan, warga Banjar Pande mampu menghadirkan ruang kebersamaan, kreativitas, dan gotong royong yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Bali. hmt

