Maulid Nabi dan HUT RI ke-81 di Al-Azmi Perkuat Iman, Nasionalisme dan Semangat Menyama Braya
KataBali.com – BADUNG — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Musholla Al-Azmi, Kedonganan, Badung, berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan semangat kebangsaan, Minggu (23/8/2026).
Mengusung tema “Semangat Maulid, Semangat Kemerdekaan: Bersatu dalam Iman, Berbakti untuk Negeri”, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat nilai keagamaan sekaligus menumbuhkan rasa persaudaraan, nasionalisme, dan kepedulian terhadap lingkungan masyarakat.
Peringatan menghadirkan Kyai Haji Muhammad Anwar Hamid sebagai pengisi tausiyah. Kegiatan turut dihadiri I Wayan Puspa Negara, S.P., M.Si., Anggota DPRD Kabupaten Badung, serta Ustaz H. Supriadi, M.B.A., Ketua DMI Kabupaten Badung.
Dari MUI Kabupaten Badung hadir Ustaz Suparmadi, selaku Wakil Ketua MUI Badung. Sementara Bupati Badung diwakili Ida Bagus Putu Mas Arimbawa, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Badung. Camat Kuta diwakili I Nyoman Putra Wirayudha, Kasi Tramtib, sedangkan Lurah Kedonganan diwakili Sekretaris Lurah Kedonganan.
Kegiatan juga mendapat dukungan pengamanan dari Bhabinkamtibmas Kedonganan, Bapak Alit, serta diikuti jamaah Musholla Al-Azmi, keluarga besar TPQ Al-Azmi, mahasiswa, wali santri dan masyarakat sekitar.
Ketua Takmir Musholla Al-Azmi, Sucipto, mengatakan peringatan Maulid Nabi yang dipadukan dengan perayaan kemerdekaan memiliki makna penting karena nilai keteladanan Rasulullah SAW dapat berjalan seiring dengan semangat membangun bangsa.
“Maulid Nabi bukan hanya menjadi momentum untuk mengingat keteladanan Rasulullah SAW, tetapi bagaimana nilai akhlak, kepedulian, persaudaraan dan pengabdian itu kita hadirkan dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa,” ujarnya.
Menurutnya, semangat kemerdekaan juga harus diwujudkan melalui persatuan dan kepedulian terhadap sesama, terutama dalam menjaga kerukunan di tengah masyarakat yang beragam.
Sinergi Musholla, Mahasiswa dan TPQ.
Kesuksesan kegiatan tersebut tidak terlepas dari sinergi antara Musholla Al-Azmi, Asrama Mahasiswa Islam (ASMI), dan TPQ Al-Azmi, bersama jamaah serta masyarakat Kedonganan.
Kegiatan dikoordinasikan bersama oleh Ade Saepullah, Ketua Asrama Mahasiswa Islam sekaligus mahasiswa Universitas Udayana; Sucipto, Ketua Takmir Musholla Al-Azmi; Adil Adnan, Ketua Panitia Maulid Nabi; Wiliano, Ketua PJS TPQ Al-Azmi; serta Atma Yaumi, Ketua Komite TPQ Al-Azmi.
Musholla Al-Azmi menjadi pusat kegiatan keagamaan dan silaturahmi jamaah. Sementara ASMI memberikan kontribusi melalui keterlibatan mahasiswa dalam kepanitiaan, persiapan acara, hingga gotong royong bersama masyarakat.
Bagi mahasiswa penghuni asrama, keterlibatan tersebut sekaligus menjadi proses pembelajaran di luar lingkungan kampus. Mereka tidak hanya belajar secara akademik, tetapi juga mendapatkan pengalaman berorganisasi, memimpin, berkomunikasi dan mengabdikan diri di tengah masyarakat.
Di sisi lain, TPQ Al-Azmi menjadi bagian penting dalam pembinaan generasi muda melalui pendidikan Al-Qur’an dan pembentukan karakter. Para ustaz dan ustazah, santri, wali santri serta komite turut menjadi bagian dari keluarga besar kegiatan tersebut.
Ketua ASMI, Ade Saepullah, berharap sinergi antara musholla, mahasiswa, TPQ dan masyarakat dapat terus berkembang melalui berbagai kegiatan pendidikan, sosial, keagamaan maupun kemasyarakatan.
“Semoga kebersamaan ini tidak berhenti pada momentum Maulid Nabi dan HUT Kemerdekaan saja. Ini harus menjadi energi untuk terus membangun kebersamaan, memberikan manfaat dan berbakti kepada masyarakat,” kata Ade.
Ia menambahkan, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan masyarakat juga merupakan bentuk nyata pengabdian sekaligus pembentukan karakter generasi muda.
Kolaborasi tersebut memperlihatkan bahwa keluarga besar Al-Azmi tumbuh melalui semangat gotong royong dan menyama braya. Musholla menjadi pusat kehidupan keagamaan, ASMI menjadi ruang pembinaan dan pengabdian mahasiswa, sedangkan TPQ menjadi wadah pendidikan Al-Qur’an serta pembentukan karakter anak-anak.
Semangat kebersamaan tersebut menjadi pesan utama kegiatan: bersatu dalam iman, menjaga persaudaraan dalam keberagaman, serta bersama-sama berbakti untuk negeri.
Atas terselenggaranya kegiatan tersebut, keluarga besar Al-Azmi menyampaikan apresiasi dan matur suksma kepada pemerintah, tokoh agama, aparat keamanan, jamaah, mahasiswa, santri, wali santri dan seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan.
Peringatan Maulid Nabi dan HUT RI ke-81 di Musholla Al-Azmi pun tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi ruang memperkuat hubungan antarwarga sekaligus meneguhkan semangat membangun kehidupan masyarakat yang rukun, religius dan nasionalis. ae


