Tukang Gali Sumur Gerayangi Putri Kandung
KataBali.com-Kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh ayah terhadap anak kandung kembali terjadi di Denpasar Bali.
M (45), pria yang sehari hari bekerja sebagai tukang gali sumur ini berusaha melakukan perbuatan asusila terhadap MB (15), yang saat itu sedang tertidur pulas ditempat tinggal mereka didaerah Tukad Buaji, Denpasar.
Kejadian ini terungkap saat S (29) ibu kandung korban melaporkan kejadian tersebut ke PPA Polresta Denpasar (24/6/2016) didampingi Siti Sapurah,dari P2TP2A Denpasar.
Diceritakan,sekitar tengah malam dia melihat suaminya masuk kamar dan mencoba melepas celana anaknya yang sedang terlelap.
” Waktu itu saya pura-pura tidur ketika melihat suami berusaha melepas celana anak saya “,ucapnya.
Ketika melihat perbuatan tersebut dia langsung menegur suaminya,namun dijawab tidak melakukan apa-apa.
Kejadian ini bukan hanya sekali,menurut S, sebelumnya dia juga melihat suaminya melakukan hal yang sama terhadap anaknya.
Perempuan yang sedang hamil tua ini juga mengatakan bahwa dulu pernah melapor ke Polres Sumba,namun karena tempat kejadian di Bali,dirinya disarankan untuk melapor ke kantor polisi setempat.
Ketika balik ke Bali,perempuan beranak 6 ini kemudian melapor ke polisi.
Siti Sapurah,atau yang biasa dipanggil Ipung mengatakan,dia mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat sms dari Babinkamtibmas Polsek Denpasar Selatan.
“Saya disms sama anggota Polsek Denpasar Barat,bahwa ada anak menjadi korban pelecehan dari ayah kandungnya “,ucapnya di Polresta Denpasar.
Setelah mendapat kabar tersebut,Ipung kemudian mengajak Ibu korban membuat laporan ke Polresta Denpasar.
Setelah 5 jam mendampingi korban,Ipung kemudian membawa korban ke rumah sakit sanglah untuk dilakukan visum.
“Kita akan lakukan visum untuk melengkapi laporan,semoga baru percobaan pelecehan dan tidak terjadi apa-apa terhadap anak ini “, harapnya.
Kanit PPA Polresta Denpasar,AKP Made Lestari,tidak memberikan komentar apapun dan memilih menutup pintu ruangannya. (izz)

