Sudikerta Bantu Warga Singkirkan Pohon Tumbang, Saat Terjebak Macet di Baturiti, Tabanan
KataBali.com – Cuaca buruk disertai angin kencang membuat sebuah pohon jenis suar tumbang ke badan jalan di wilayah Baturiti, Tabanan, Senin (6/2). Sontak saja kondisi itu membuat arus lalu lintas di jalur utama Denpasar-Singaraja macet. Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta yang hendak menghadiri acara di wilayah Kabupaten Buleleng pun terjebak kemacetan.
Tak ingin larut dalam antrian panjang, Sudikerta bergegas datang ke sebuah pondok warga pinjam sebilah parang. Dengan cekatan, Sudikerta yang populer dengan sebutan SGB (Sudikerta Gubernur Bali) memotong dahan pohon yang melintang di tengah jalan. Sesaat kemudian, pohon dengan diameter kisaran 30 cm itu pun tercabik. Meski diguyur keringat, Sudikerta dibantu sang istri, Dayu Sudikerta tetap semangat mengangkat potongan kayu ke tepian jalan agar tak menghalangi arus lalin kendaraan bermotor. Sesekali politisi Golkar yang diidolakan jadi penerus Gubernur Mangku Pastika ini menebar senyum kepada masyarakat yang turut berpartisipasi menyingkirkan dahan itu. Menurut Sudikerta, selain musibah banjir, yang mesti diwaspadai adalah pohon tumbang.
Dalam beberapa pekan terakhir, sudah banyak pohon yang ambruk di sejumlah wilayah. Rata-rata pohon yang ambruk itu berdaun lebat. Misalnya, pohon sono, mahoni, glodokan, dan sepatudea. Pohon-pohon jenis itu sangat cepat menyerap air hujan.
Namun, sapuan angin kencang membuat pepohonan tersebut tumbang. Dia berharap masyarakat aktif berpartisipasi untuk melapor kepada aparat terkait, baik ketika pohon hendak roboh maupun sudah tumbang. “Kadang, karena keterlambatan informasi itu, timbul kerugian harta benda atau bahkan jiwa,” ujarnya. Wakil Bupati Badung dua periode ini juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu waspada terhadap angin kencang.
“Mari kita berhati-hati di tengah cuaca ekstrim ini,” katanya. Pihaknya juga mengajak instansi terkait agar turun ke masyarakat untuk sosialisasi bahaya angin kencang, terlebih bagi warga yang rumahnya dikelilingi pohon besar. “Warga yang rumahnya banyak pohon besar dan sudah lapuk hendaknya di tebang saja demi menciptakan rasa aman,” pintanya.
Setelah arus lalin lancar kembali, Sudikerta melanjutkan perjalanan ke Bumi Panji Sakti Buleleng untuk menghadiri beberapa acara sosial kemasyarakatan. Salah seorang pengguna jalan asal Banyuning Singaraja, Putu Narendra mengaku salut atas sikap tanggap yang ada pada sosok Wagub Sudikerta. Pihaknya tak bida membayangkan akan muncul antrian panjang jika Wagub Sudikerta tak merespon peristiwa pohon tumbang itu.
“Bersyukur Pak Sudikerta ada di lokasi pohon tumbang, cepat ambil keputusan, potong pohon dengan alat seadanya tanpa tunggu alat berat,” ujarnya.(JcJy)