Seleksi Paskibraka Tabanan 2026 Masuki Final, 91 Peserta Berebut 55 Kuota

KataBali.com – TABANAN – Seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Tabanan tahun 2026 memasuki tahap akhir. Dari total 187 peserta yang mengikuti rangkaian tes, kini tersisa 91 orang yang masih bertahan dan menunggu pengumuman kelulusan dari pusat.

Pemerintah Kabupaten Tabanan tahun ini menetapkan kebutuhan sebanyak 55 anggota Paskibraka termasuk cadangan. Artinya, puluhan peserta yang tersisa saat ini masih harus bersaing ketat pada tahap akhir penentuan.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Tabanan, I Putu Dian Setiawan, menjelaskan seluruh tahapan seleksi telah dilalui dan kini tinggal menunggu hasil verifikasi dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila.

“Pengumuman akan disampaikan langsung ke ponsel masing-masing peserta melalui aplikasi Transparansi Paskibraka. Untuk waktunya masih menunggu dari pusat,” ujarnya, Jumat (10/4).

Ia merinci, proses seleksi dimulai pada 6 April 2026 di GOR Debes dengan tes wawasan kebangsaan yang diikuti 187 peserta. Pada tahap ini, dua peserta tidak lolos sehingga tersisa 185 orang. Selanjutnya pada Tes Intelegensi Umum (TIU), tiga peserta gugur dan menyisakan 182 orang.

Memasuki 7 April, seleksi dilanjutkan dengan tes kesehatan. Dari 182 peserta, dua orang mengundurkan diri sehingga 180 mengikuti pemeriksaan. Hasilnya, 19 peserta dinyatakan tidak memenuhi syarat kesehatan, mayoritas karena gangguan penglihatan seperti mata minus dan buta warna serta kendala fisik lainnya. Tahap ini menyisakan 161 peserta.

Seleksi kemudian berlanjut ke tahap parade yang menjadi penentu utama. Sebanyak 68 peserta gugur karena tidak memenuhi kriteria postur tubuh, mulai dari bentuk kaki, proporsi leher, hingga keseimbangan tubuh. Dari tahap ini tersisa 93 peserta.

Pada 8 April 2026, seleksi kesamaptaan digelar di Rindam IX/Udayana. Dari 92 peserta yang seharusnya hadir, satu orang mengundurkan diri sehingga 91 peserta mengikuti tes.

Tahapan terakhir berlangsung pada 9 April berupa seleksi kepribadian, meliputi wawancara, tes minat dan bakat, serta penelusuran rekam jejak di media sosial. Seluruh peserta mengikuti tahapan ini.

Menurut Dian Setiawan, hasil seleksi kini tengah diverifikasi melalui sistem aplikasi Transparansi Paskibraka yang terintegrasi dengan BPIP di Jakarta. Peserta dapat memantau hasilnya secara langsung melalui aplikasi di ponsel masing-masing.

“Seleksi dilakukan secara ketat untuk memastikan peserta yang terpilih benar-benar memenuhi standar, baik dari segi fisik, kesehatan, maupun kepribadian,” tandasnya.hmt

katabali

Kami merupakan situs portal online

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *