Ketua TP PKK Badung Gelar Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu di Desa Pangsan
KataBali.com – Badung – Ketua TP PKK dan Posyandu Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa melaksanakan Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu di Desa Pangsan, Kecamatan Petang, Minggu (1/3). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut langsung serta upaya sosialisasi intensif terhadap program Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu yang sebelumnya telah diluncurkan oleh TP PKK Provinsi Bali dan Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali.
Turut hadir Kadis Sosial, Sekdis PMD, Camat Petang, Pj. Perbekel Desa Pangsan, TP PKK Tingkat Kabupaten, Kecamatan dan Desa Pangsan, Yayasan Bunga Bali serta anggota Gerakan Badung Peduli.
Tujuan utama gerakan ini adalah membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan membangkitkan semangat gotong royong yang tulus dan menumbuhkan budaya kebersihan yang dimulai dari tingkat rumah tangga, sebelum meluas ke skala banjar dan kelurahan secara keseluruhan.
Dalam kesempatan tersebut, Nyonya Rasniathi mengawali kegiatan dengan senam Adi Cipta dan senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali bersama dengan kader PKK dan Posyandu Desa Pangsan.
Kegiatan dilanjutkan dengan melakukan aksi bersih-bersih dan penanaman pohon kamboja di lingkungan Kantor Desa Pangsan sebagai bentuk kontribusi dalam penghijauan area. Selain itu dilanjutkan kunjungan langsung ke rumah warga rentan yang membutuhkan, di antaranya warga penderita sakit stroke di Banjar Pangsan, warga disabilitas di Banjar Pundung dan warga penderita epilepsi di Banjar Pangsan Dalem. Bantuan yang diberikan berupa satu unit kursi roda dan paket sembako dengan dukungan dari Dinas Sosial Kabupaten Badung dan Yayasan Bunga Bali.
Rasniathi menyampaikan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan langsung Ketua TP PKK dan Posyandu Provinsi Bali, yang mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mensosialisasikan gerakan gotong royong bersih-bersih di setiap desa/kelurahan dan kecamatan melalui Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu. Pihaknya juga menekankan bahwa Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu ini bukan milik PKK atau Posyandu saja.
“Gerakan ini adalah milik kita semua, kita tidak hanya mengharapkan partisipasi dari kader PKK dan Posyandu, tetapi juga dari seluruh warga masyarakat mulai dari anak-anak hingga orang tua. Anak-anak dapat diajak untuk memahami pentingnya menjaga kebersihan, orang dewasa dapat aktif berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong, dan para tokoh masyarakat dapat menjadi contoh dan pemimpin dalam gerakan ini,” ujarnya.
Diharapkan dengan berjalannya program ini, kepedulian masyarakat terhadap permasalahan sampah dan kebersihan lingkungan akan semakin meningkat. “Kita tidak hanya ingin menjadikan Desa Pangsan sebagai desa yang bersih, tetapi juga sebagai desa yang sehat dan sejahtera,” imbuhnya. hbd

