Diserbu Saat Dewasa Ayu, Program Semara Ratih Tabanan Catat 104 Pasangan Ikuti Konseling Pranikah dalam 6 Hari
KataBali.com – Tabanan – Memasuki bulan Maret yang dikenal penuh dengan hari baik (Dewasa Ayu), program unggulan Pemerintah Kabupaten Tabanan, Semara Ratih, mengalami lonjakan partisipasi yang signifikan. Dalam kurun waktu singkat, yakni 20 hingga 25 Maret 2026, tercatat sebanyak 104 pasangan calon pengantin mengikuti layanan konseling pranikah ini.
Program yang digagas oleh Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya sejak November 2022 ini dirancang sebagai upaya strategis dalam menciptakan keluarga berkualitas. Selain itu, Semara Ratih juga menjadi langkah preventif untuk menekan angka stunting, kematian ibu dan bayi, serta mencegah perceraian.
Dalam pelaksanaannya, setiap calon pengantin diwajibkan mengikuti konseling bersama Tim Pendamping Keluarga (TPK) di tingkat desa. Tim ini terdiri dari berbagai unsur, mulai dari bidan, kader PKK, tokoh agama, hingga aparat TNI/Polri seperti Babinsa dan Bhabinkamtibmas.
Program Semara Ratih memiliki sejumlah keunggulan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Selain mendapatkan sertifikat “Siap Nikah dan Siap Hamil”, pasangan pengantin juga memperoleh kemudahan layanan administrasi. Dokumen kependudukan seperti Kartu Keluarga, KTP elektronik, dan akta perkawinan diserahkan langsung pada hari pernikahan.
Tak hanya itu, program ini juga mengedepankan kepedulian terhadap lingkungan. Setiap pasangan diwajibkan menanam satu pohon sebagai simbol cinta sekaligus kontribusi nyata dalam pelestarian alam.
Bupati Sanjaya menegaskan bahwa Semara Ratih bukan sekadar layanan administratif, melainkan investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia.
“Kita ingin memastikan setiap pasangan siap secara fisik, mental, dan sosial. Melalui intervensi dari hulu ini, kita membangun generasi Tabanan yang unggul,” ujarnya saat penyerahan dokumen, Selasa (24/3).
Keberhasilan program ini pun mulai terlihat. Hingga tahun 2025, angka stunting di Kabupaten Tabanan berhasil ditekan hingga 2,75 persen dari total 21.079 balita sasaran.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Dukcapil Tabanan Ni Wayan Dewi Sariati mengungkapkan bahwa hingga kini sebanyak 3.495 pasangan telah merasakan manfaat program Semara Ratih. Ia juga menegaskan bahwa layanan ini diberikan secara gratis dan tersedia di seluruh desa melalui pendampingan TPK.
Salah satu pasangan pengantin, Pasek Nuadha dan Cahya, mengaku sangat terbantu dengan program ini. Mereka menilai Semara Ratih tidak hanya mempermudah urusan administrasi, tetapi juga memberikan bekal penting dalam membangun rumah tangga yang harmonis.
“Program ini sangat membantu, tidak hanya soal administrasi, tetapi juga memberi pengetahuan bagi kami untuk membangun keluarga yang baik ke depan,” ungkapnya.hmt

