Wamen Viva Yoga: Desa Persiapan Waimili di Halmahera Selatan Siap Menjadi Desa Definitif
KataBali.com – Jakarta — Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi, menyambut hangat kedatangan Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, di Ruang Kerja Kementerian Transmigrasi, Kalibata, Jakarta. Pertemuan ini kembali menegaskan komitmen kedua belah pihak untuk mempercepat pembangunan kawasan transmigrasi di Halmahera Selatan, Maluku Utara.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas sejumlah agenda penting terkait pengembangan kawasan transmigrasi, termasuk rencana kunjungan kerja Wamen Viva Yoga ke Maluku Utara. Kunjungan tersebut direncanakan mencakup peninjauan kawasan transmigrasi Toliwang dan peresmian sejumlah proyek pendukung, termasuk bendungan.
Maluku Utara tercatat memiliki delapan kawasan transmigrasi prioritas — empat di antaranya masuk kategori nasional, dan empat lainnya prioritas sektoral. Di Kabupaten Halmahera Selatan, kawasan transmigrasi nasional terletak di Pulau Bacan. Selain kawasan tersebut, terdapat pula wilayah-wilayah transmigrasi yang tengah berkembang.
“Transmigrasi telah menghadirkan kawasan pertumbuhan ekonomi baru di Halmahera Selatan,” ujar Viva Yoga. Keberhasilan ini, lanjutnya, menjadi alasan kuat bagi pemerintah kabupaten untuk terus melanjutkan program transmigrasi.
Hasan Ali Bassam Kasuba sebelumnya mengajukan usulan penambahan 250 kepala keluarga transmigran ke daerahnya, yang berasal dari luar pulau dan juga transmigrasi lokal. Menanggapi hal itu, Viva Yoga menyatakan akan berkoordinasi dengan daerah-daerah pengirim, terutama dari Pulau Jawa yang saat ini memiliki daftar tunggu calon transmigran.
Salah satu poin utama yang dibahas dalam pertemuan adalah status Desa Persiapan Waimili (SP4) di Kecamatan Gane Timur. Warga desa tersebut berharap agar Waimili segera ditetapkan menjadi desa definitif agar memiliki kepastian hukum dan administrasi. Viva Yoga menyatakan dukungannya terhadap aspirasi ini.
“Kami akan berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri. Jika syaratnya sudah terpenuhi, tentu kita dukung Waimili menjadi desa definitif,” tegasnya.
Ia menambahkan, sejak program transmigrasi diluncurkan pada tahun 1950, telah lahir 1.567 desa definitif dari kawasan transmigrasi. Penetapan Waimili sebagai desa definitif akan menambah daftar keberhasilan tersebut.
Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba menyampaikan harapannya agar kunjungan Wamen ke Halmahera Selatan dapat membawa angin segar bagi pembangunan kawasan transmigrasi di daerahnya. “Kami berharap kehadiran Bapak Wamen dapat melihat langsung kebutuhan masyarakat dan menjadikan Waimili sebagai desa yang mandiri dan definitif,” pungkasnya. *