Sukses di 2024, Tema BBTF 2025 Angkat Wisata Hijau

KataBali.com -Badung – Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) 2024 baru saja selesai dilaksanakan. Perhelatan ini akan kembali di Tahun 2025 dengan tema yang berbeda mengangkat wisata hijau dan budaya tradisi.

Ini ditegaskan Ketua Komite BBTF 2024 I Putu Winastra dalam konferensi pers, Jumat (14/6) lalu di Bali International Convention Center (BICC) Nusa Dua, Bali.

Dalam konferesi pers yang juga dihadiri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menpar Ekraf) Dr H Sandiaga Salahuddin Uno BBA, MBA dan sellers hingga buyers di BBTF 2024 itu, dijelaskan bahwa tema BBTF 2025 adalah “Indonesia Melestarikan Alam Hijau dan Warisan Budaya Untuk Dunia”.

“Dengan tema ‘Indonesia Melestarikan Alam Hijau dan Warisan Budaya Untuk Dunia’ ini harapan kami marketplace yang berkualitas untuk pasar global bisa bertemu dengan penyedia jasa nasional dan internasional di Bali,” kata Putu Winastra.

BBTF 2025 akan diselenggarakan pada 4 sampai dengan 6 Juni 2025 mendatang. Winastra melanjutkan bahwa tema BBTF 2025 itu juga terinspirasi dengan angka 11. Yang berarti keberuntungan, kemakmuran dan keasadaran spiritual.

Maka dipilihnya pula warna hijau sebagai warna utama pada tema ini yang juga melambangkan kebijaksanaan, sebuah devosi dan keberlanjutan.

“Mari bersama hadapi tantangan yang ada kedepan. Tetap tangguh dan optimis untuk masa depan pariwisata Indonesia,” tambah Winastra.

Ia mengatakan bahwa BBTF sangat bangga bisa menjadi bagian dari perkembangan pariwisata di Indonesia. Dengan terus berlanjutnya dukungan penuh dari Kemenpar-Ekraf, Menteri Dalam Negeri dan juga pemerintah Provinsi Bali dan seluruh pihak yang secara bersama-sama membawa potensi Indonesia dari Bali sehingga membawa peningkatan pendapatan asing.

Dijelaskannya potensi pendapatan dari terslenggaranya BBTF 2024 kurang lebih mencapai 7,61 triliun atau setara dengan 469.950.075 USD. Jumlah ini meningkat sebesar 12 persen dibandingkan dengan pendapatan di 2013 yakni Rp 6,77 triliun.

Ini mendapat apresiasi besar dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI (Menpar Ekraf) Sandiaga Uno. Ia menjelaskan kesuksesana BBTF 2024 patut dicontoh.

“Kami sangat mengapresiasi upaya dan kesukseskan BBTF 2024. Harapannya kedepan seluruh provinsi di Indoensia, kabupaten dan kota dan seluruh asosiasi bisa turut berpartisipasi menjadi bagian BBTF 2025 nanti,” kata Sandiaga.

Dia menambahkan bahwa Kemenpar Ekraf selalu berkolaborasi dengan seluruh pihak untuk mengimplemntasikan strategi perkembangan pariwisata di Indoensia. Untuk mendorong kualitas dari pariwisata dan kelanjutannya.

Tidak hanya dari lamanya wisatawan berkunjung dan berapa perputaran ekonomi didalamnya, Tetapi juga menarget agar pangsa pasar pariwisata di Indonesia bisa ikut menghargai dan belajar budaya dan tradisi.

“Dan kita semua harus terus mendorong keberlangsungan pariwisata yang seperti ini. Terus teregenerasi agar kedepan dapat memastikan bahwa wisatawan dapat ikut menjaga alam, kebudayaan dan tradisi kita. Agar generasi penerus kita bisa turut menikmati apa yang kita miliki saat ini,” tambah Sandiaga.

Ia juga berharap kedepan ada pula kontribusi berbagai kementrian Republik Indonesia pada perhelatan BBTF.

“Karena perhelatan BBTF diyakini memberikan efek berlipat pada sektor-sektor pembangunan lainnya. Seperti sektor ekonomi dan sosial yang akan mengarah pula pada dukungan finansial untuk perkembangan wisata di Indonesia,” tegas Sandiaga

Sejalan dengan itu semua, Bali Market Director of Sales and Distribution Marriot Group Ng Choi Choi menjelaskan pihaknya sudah lama menerapkan konsep market ‘Bali to Bali’ . Yang mengacu pada komitmen mendukung produk lokal.

“Kami berkolaborasi dengan pemasok dengan produk lokal Bali. Untuk mewujudkannya membutuhkan konsistensi dan kedisplinan dan harapannya ini bisa menginspirasi yang lainnya,” tegas dia.

Menambahkan, Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Wiwik Satriani mengatakan sektor pariwisata, perdagangan dan investasi di Jakarta sebagai pusat kota akan terus bertumbuh.

“Kami sendiri membawa 9 sellers ke BBTF 2024. Dan potensi transaksi yang bisa didapatkan bisa dua kali lipat dari pendapatan tahun sebelumnnya yang berjumlah Rp 6 miliar,” jelasnya.

General Manager The Apurva Kempinski Bali (yang juga merepresentasikan seller), Vincent Guironnet, mengatakan BBTF adalah sebuah platform dengan konsep BtoB (Business to Business) yang sangat unggul di sektor Travel Fair. Di hotel kami memperkenalkan nuansa Nusantara dan kekayaan Indonesia kepada berbagai pangsa pasar.

Salah satu buyer pertama, Sarai Del Carmen dari Panama mengungkapkan pengalamannya di BBTF 2024 akan membawa bisnis besar pada Indonesia. Sementara Ashraf Ahmed, Chief Executive Officer of Trips Collection juga menyampaikan optimismenya pada peningkatan pangsa pasarnya. nn

katabali

Kami merupakan situs portal online

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *