Mulai Jum’at Hari ini, Bandara I Gst Ngurah Rai Bali Siapkan Layanan 600 Kantong Tes GeNose C19 Setiap Hari
Keterangan Foto : Suasana Simulasi tes GeNose C19 Kamis ( 8/4) dilakukan di area public Bandara I Gst Ngurah Rai Bali
KataBali.com – Denpasar – Sebagai salah satu upaya memberikan kemudahan pengguna jasa untuk melengkapi melengkapi persyaratan penerbangan dalam adaptasi kebiasaan baru, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, siapkan uji tes kesehatan GeNose C19. Untuk tahap pertama setiap hari sekitar 600 kantung disiapakan bagi calon penumpang yang melakukan penerbangan.
Uji tes kesehatan GeNose C19 diimplementasikan di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai ini, Kamis ( 8/4) dilakukan simulasi guna menjaga kelancaran saat dimulainya layanan GeNose C19, yang mulai diberlalukan Jum’at (9/04)
Penyediaan layanan uji tes GeNose C19 berdasarkan Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 12 Tahun 2021 Tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri dimasa Pandemi Covid-19 dan Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 26 Tahun 2021 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dan Transportasi Udara Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19).
Herry A.Y. Sikado, General Manager Kantor Cabang PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, mengatakan penerbangan masa adaptasi kebiasaan baru pengguna jasa wajib melakukan tes kesehatan untuk memastikan bebas Covid-19, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai memberikan kemudahan layanan tes kesehatan relatif murah yakni layanan GeNose C19.
“Penerapan layanan GeNose C19 mulai beroperasi Jumat, 9 April 2021 jam operasional pukul 09.00 – 19.00 WITA, terletak di Area Publik Keberangkatan Bandara Gusti Ngurah Rai – Bali dengan tarif Rp 40.000,- untuk setiap calon penumpang yang melakukan tes kesehatan GeNose,” jelas Herry.
“Kami telah melakukan koordinasi kepada seluruh pihak terkait guna kelancaran implementasinya dan simulasi hari ini berjalan sesuai harapan,saya minta agar calon penumpang yang akan melakukan tes GeNose C19 mengutamakan protokol kesehatan, ” tegas Herry
Ia menyebutkan, Untuk tahap pertama setiap hari sekitar 600 kantung disiapakan untuk calon penumpang melakukan uji tes kesehatan GeNose C19, agar datang 4 jam sebelum waktu keberangkatan.
Herry menjelaskan, tes GeNose C19 tidak menggantikan uji tes kesehatan yang sebelumnya Rapid Test Antigen dan Polymerase Chain Reaction (PCR) sebagai syarat melakukan penerbangan, namun sekarang calon penumpang bisa menggunakan salah satu tes tersebut.
Di Bandara I Gusti Ngurah Rai, telah disiapkan dua uji tes kesehatan Rapid Test Antigen dan GeNose dengan menggandeng Anak Perusahaan PT Angkasa Pura Support dan sinergi BUMN bersama Farmalab. ( nn)